Minggu, 13 April 2014

Ulumul Qur'an



RINGKASAN ASBABUN NUZUL
Q.S AL-HASYR : 2

                                                                                                           الحشر: ٢
“Dialah yang mengeluarkan orang-orang kafir di antara ahli kitab dari kampung-kampung mereka pada saat pengusiran yang pertama. Kamu tidak menyangka, bahwa mereka akan keluar dan merekapun yakin, bahwa benteng-benteng mereka dapat mempertahankan mereka dari (siksa) Allah; maka Allah mendatangkan kepada mereka (hukuman) dari arah yang tidak mereka sangka-sangka. Dan Allah melemparkan ketakutan dalam hati mereka; mereka memusnahkan rumah-rumah mereka dengan tangan mereka sendiri dan tangan orang-orang mukmin. Maka ambillah (kejadian itu) untuk menjadi pelajaran, hai orang-orang yang mempunyai wawasan”.

         Menurut Ibnu Abbas, Mujahid, dan Az Zuhri, asbabun nuzul ayat ini adalah tentang pengusiran Bani Quroizhah dari kota Madinah. Ayat ini diturunkan berkenaan dengan mereka. Setelah tiba di Madinah, rasulullah mengadakan perjanjian dan kesepakatan untuk tidak memerangi mereka dan merekapun tidak memerangi kaum muslimin. Namun, mereka melakukan pelanggaran yang sudah disepakati, maka Allah menimpakan siksaNya kepada mereka yang tidak mungkin bisa dihindari yaitu dengan diusirnya mereka. Mereka dikeluarkan oleh rasulullah dari benteng-bentengnya yang sangat kuat, tanpa diperkirakan sebelumnya oleh kaum muslimin. 
      Mereka sendiri merasa yakin bahwa benteng-benteng tersebut dapat melindungi mereka dari siksaNya tetapi semuanya itu tidak berguna sama sekali bagi mereka. Allah SWT mendatangkan sesuatu yang tidak pernah mereka sangka, bahkan tidak pernah terbesit dalam diri mereka. Rasulullah SAW mengusir dan menyuruh mereka hengkang dari Madinah. Diantara mereka terdapat satu kelompok yang pergi ke Adzri’at (daerah dataran tinggi Syam) tanah tempat dihimpunkannya umat manusia dan yang lainnya pergi ke Khaibar. Mereka diusir dari Madinah dan hanya berhak membawa apa yang dapat dibawa oleh unta-unta mereka.

(Lubabut Tafsir min Ibni Katsir. Dr.Abdullah bin Muhammad bin Abdurrahman bin Ishaq Alu Syaikh. Jilid 9 hal : 351-353)

Tidak ada komentar :

Posting Komentar